Bukan Pelit
Bukan bermaksud untuk tak berbagi tapi inilah rasa
Bukan berniat untuk tak memberi tapi inilah saya
Bukan berlaku tak ada tapi inilah nyata
Berusaha untuk merebut apa yang saya punya, mengambil dengan lancangnya tapi itu hanya hal yang sia. Karna berawal bukan maksud saya pelit.
Beratus akal kotornya, beribu ingin busuknya, berjuta laku hinanya berusaha mengutil perlahan apa yang saya punya, walaupun yang saya punya sangat kecil nilainya dibanding apa yg telah ia dapat. Sekali lagi bukan maksud saya pelit.
Banyak cara ia tempuh untuk menyelesaikan keinginanya tapi sulit, bagai terdapat tembok besar menghalangi aksinya. Tembok besar itu adalah saya.
Ia mengiba untuk mendapat kasih yg saya punya ‘tapi saya tolak!’ Ia berusaha kembali meminta walau kasih yg dia dapat nantinya hanya separuh ‘tapi saya tetap tolak!’ kembali lagi ia datang untuk meminta walau nantinya yg ia dapat hanya setetes ‘tapi tetap saya tolak dg keras!!’ dan kali ini saya mengusik jiwanya dan berkata ‘takkan saya beri walau hanya setitik’ ini bukan masalah pelit tapi karna ini adalah rasa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar